06 March, 2012

Biaya Yang Dibutuhkan, Bila Kena Gagal Ginjal

Ginjal merupakan organ yang penting dalam sistem metabolik tubuh manusia karena memiliki fungsi utama sebagai penyaring racun dan zat sisa dalam darah. Bila ginjal rusak dan sudah mengalami gagal ginjal, maka biaya yang dibutuhkan tidaklah sedikit.

Ginjal merupakan filter yang sangat baik, fungsi utamanya adalah untuk membersihkan racun dan mengeluarkan limbah dari darah. Ginjal juga berfungsi untuk mempertahankan volume dan komposisi cairan tubuh, serta untuk mengeluarkan hormon yang membantu produksi sel darah merah. Oleh karena itu, ginjal memainkan peran utama dalam mengatur tekanan darah dan menyeimbangkan elektrolit penting yang menjaga ritme jantung.


Selain berfungsi untuk menyaring dan membuang zat-zat yang tidak diperlukan dan mempertahankan kandungan nutrisi dan mineral yang diperlukan tubuh, ginjal juga berperan dalam keseimbangan sirkulasi darah dalam tubuh, yakni dengan mengatur tekanan darah, memproduksi sel darah merah.

Setiap hari, ginjal memfilter 180 liter darah. Ginjal menerima 100-120 mL darah per menit, di mana jumlah ini sangat besar dibandingkan dengan ukurannya yang kecil. Hal tersebut berarti setiap harinya ginjal memfilter darah sebanyak 50 kali dalam sehari.

"Kerusakan ginjal ringan terjadi bila fungsinya sudah kurang dari 90 persen. Dan bila kurang dari 15 persen, maka artinya pasien sudah mengalami gagal ginjal yang obatnya harus hemodialisis (cuci darah) atau transplantasi (cangkok)," jelas dr Dharmeizar, SpPD-KGH, Ketua Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri), dalam acara Konferensi Pers 'Hari Ginjal Sedunia: Sayangi Ginjal Anda, Minumlah Air Putih yang Cukup!' di Hotel Akmani, Jakarta, Selasa (6/3/2012).

Menurut dr Dharmeizar, bila sudah mengalami gagal ginjal, diperlukan terapi pengganti ginjal yang biayanya tidak sedikit.

Berikut biaya yang harus dikeluarkan untuk menjalani terapi pengganti ginjal:

  1. Hemodialisis (cuci darah)
  2. Dilakukan seminggu 2 kali
  3. 5 jam per sesi
  4. Biaya per tahun Rp 50-80 juta


CAPD (Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis atau cuci darah lewat perut)
  1. Pemasangan kateter Rp 10 juta
  2. Biaya CAPD per tahun Rp 50-75 juta


Transplantasi ginjal
  1. Pretransplantasi dan prosedur Rp 200 juta
  2. Biaya per tahun Rp 75-150 juta


Gagal ginjal biasanya berawal dari penyakit ginjal kronik, yaitu menurunkan fungsi ginjal. Pada kondisi ini orang biasanya tidak merasakan gejala yang terlalu berarti sampai akhirnya didiagnosis dengan gagal ginjal, yang artinya fungsi ginjalnya kurang dari 15 persen.

Gagal ginjal terjadi karena organ ginjal mengalami penurunan hingga menyebabkan tidak mampu bekerja dalam menyaring elektrolit tubuh, menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh (sodium dan kalium) dalam darah atau produksi urine.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan orang mengalami kerusakan atau gagal ginjal:
  • Diabetes melitus
  • Hipertensi
  • Kelainan ginjal (penyakit ginjal polikistik)
  • Penyakit autoimun
  • Penyumbatan saluran kemih
  • Kanker
  • Rusaknya sel penyaring pada ginjal.


"Pengidap penyakit ini ditandai dengan lemas, tidak ada tenaga, nafsu makan, mual, muntah, bengkak, kencing berkurang, gatal, sesak napas, pucat atau anemia," tutup dr Dharmeizar.


Sumber : DetikHealth

1 comment:

  1. untuk itu mari kita cegah bersama penyakit Gagal Ginjal dan segera lakukan pengobatan yang tepat bila terkena penyakit Gagal Ginjal .

    ReplyDelete

Note: Only a member of this blog may post a comment.